Skip to main content

Night Without Light

I dream of you riding my back
I miss you ride my back

I miss your voices, giggles and laughs
Without them, I do not know how I can survive

Tonight, the night is full of stars
I envy the world of its happiness
My stars are out of my reach
My night is dark without light

What should I do
What should I do
To survive this dark...

Comments

Popular posts from this blog

Datu Lengkung Waktu

Dulu, kuasa semesta hendak mengiringku, ku ayun sepatu pelempar batu... dia coba merayu, ku tantang dia dengan tinju, aku berlalu, laju dengan dayung ditanganku. Bertemu pada suatu waktu, coba dia mengaturku, mendidih darahku, aku berlalu. Pernah suatu ketika, dalam letihku, ditamparnya aku kau terpapar waktu, bisiknya dan tiada hirau ku, aku berlalu. Waktu angan menggiringku, ditamparnya aku, gagu dalam marahku, kalau hendak menekukku, kepalku sebeku palu, ditamparnya aku, merah mataku, kuremas kau jadi abu ditamparnya aku, ku lumat dia dengan mataku, ditamparnya aku, kau terpapar waktu aku berlalu. Api dimataku, ditamparnya aku ku ayun tinju, terjerembab ngilu, asin dimulutku, ditamparnya aku ngilu di tulangku, gemeretak buku jariku, ditamparnya aku tak mau ku diberi tahu, ku kasi dia tinju di dagu, aku berlalu. Dalam marah, perahuku laju, marah, lautku merah dalam marah, dayungku laju, perahuku ditelan kabut, dalam waktu, pudar bay...

tapi senyummu tak ada

ku ingin tangis, air mata hanya buat jumpa aku ingin tawa tapi senyummu tak ada aku ingin cerita, tapi aku tak disana. aku ingin berkaca, tapi bening matamu dimana. aku ingin bicara, tapi cerita punya kita. aku ingin dekap, tapi peluk dipasung hampa. aku tak tau kemana kau selalu ada desah mu gelisahku dukamu hampaku rindu harapku pagi tadi ku ambil genggaman parang, machete kutempelkan di nadi waktu, ku ayun semarahku, ku tebas batang jemu ku tetak rawan jaman ku libas, ku beringas, ku naas menggigil ku di gigit dingin lima pagi duduk sendiri tangan kaku bilah jari pilu dimata hanya abu anganku di serbu senyummu raung rindu ku jemu haram ku tahan pelukmu ku perlu

Merajuk

Bangau putih memapah langkah. Ikan-ikan menyelam kolam,  Si jantan menyeringai, yang betina mengurai rona.  Embun menggantung diujung daun.  Angin sorga datang menggoda,  Gemulai daun menggelinjang, dahaga di ujung lidah Tekukur tafakur akur. Ujung jerami mengemas, bikin gemas.  Tak lama lagi... Harap menunggu, jawab merayu.  Sayu sendu, segera kau masuk dekapku. Nyana dinyana, umpan-umpan plastik berpaku menyangkuti tenggorokku, Embun plastik, tak luruhkandahagaku, Apa guna Lintabung mengisi lumbung... Haha Debu semesta..